9 December 2015

Kisah Nenek Tangguh di Lereng Merapi, Meniti Ribuan Anak Tangga Membawa Tumpukan Jerami

Kisah Nenek Tangguh di Lereng Merapi, Meniti Ribuan Anak Tangga Membawa Tumpukan Jerami | Sungguh antara sedih dan bangga melihat perjuangan orang tua (nenek) ini untuk bertahan hidup dari kejam nya dunia. Sempatkanlah mengucapkan syukur atas apa yang sedang kalian nikmati saat ini bahwa sanya dengan syukur lah kita dapat menghargai hidup yang penuh dengan arti.

 Dan sayangilah kedua orang tua anda jika masih ada, dan mari sempatkan mengucapkan amin agar nenek tangguh ini mendapatkan kemudahan di dalam menjalani kehidupan yang keras ini.

Nenek Tangguh di Lereng Merapi, Meniti Ribuan Anak Tangga Sambil Pikul Tumpukan Jerami

Ribuan anak tangga mengular, menuruni bukit, melewati lembah lalu menanjak dengan kemiringan ekstrim di Kampung Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten. Di beberapa bagian, anak tangga berkelok tajam beberapa kali mengikuti bibir lembah nan curam yang sebagian sudah ditutupi semak belukar.


TRIBUNJOGJA.com | MONA KRIESDINAR

Di bagian lainnya, persis disisi sepanjang anak tangga, menjulang tinggi bukit berbatu yang sudah longsor di beberapa titik. Seorang warga memberitahu kami bahwa dinding tebing itu pernah longsor pula ketika Yogya diguncang gempa pada 2006 silam.

Memang cukup menantang, namun tidak demikian halnya dengan yang dirasakan oleh para wanita tangguh yang kami temui di lokasi tersebut.

TRIBUNJOGJA.com | MONA KRIESDINAR

Salah satunya adalah seorang nenek bernama Sarmoyoso (75), warga Kampung Jamuran yang berada di seberang Kampung Girpasang.

Nenek yang sudah penuh keriput dengan beberapa giginya yang sudah tanggal ini, masih gesit ketika meniti ribuan anak tangga, sambil membawa tumpukan jerami di atas kepalanya.

TRIBUNJOGJA.com | MONA KRIESDINAR

Saking banyaknya rumput yang ia bawa, sampai wajahnya pun nyaris tertutup sebagian.

TRIBUNJOGJA.com | MONA KRIESDINAR

Tangan kirinya, memegang bagian rumput supaya tidak jatuh, sementara tangan kanannya selain memegang rumput juga sambil memegang arit.

TRIBUNJOGJA.com | MONA KRIESDINAR

Sumber : http://jogja.tribunnews.com/2015/12/05/nenek-tangguh-di-lereng-merapi-meniti-ribuan-anak-tangga-sambil-pikul-tumpukan-jerami

 Semoga perjuangan nenek tangguh ini dapat menjadi pelajaran bagi anak muda yang sedang bermalas-malasan di dalam pekerjaan maupun aktifitas nya. Tiada kata lain selain syukur alhamdulillah atas apa yang sudah tuhan berikan kepada kita.

Amiin.